PR PMII Mahbub Djunaidi Unisda Gelar Pelatihan Teknik Presentasi bagi Mahasiswa Baru

Lamongan – Pengurus Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PR PMII) Mahbub Djunaidi Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Teknik Presentasi pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Laboratorium Microteaching. Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Presentasi Efektif dari Materi, Media, hingga Penyampaian” dan diikuti oleh mahasiswa baru.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa baru dalam menyampaikan gagasan secara efektif, sistematis, dan komunikatif. Kemampuan presentasi menjadi salah satu keterampilan penting bagi mahasiswa, terutama dalam menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi, forum diskusi, serta berbagai aktivitas organisasi kemahasiswaan.

Pelatihan ini menghadirkan Dr. Bisarul Ihsan, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi mempersiapkan materi presentasi, memilih dan memanfaatkan media pendukung, serta menyampaikan materi dengan baik agar mudah dipahami oleh audiens.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa baru diharapkan mampu mengembangkan kepercayaan diri, mengorganisasi gagasan secara terstruktur, serta membangun keterampilan komunikasi yang efektif. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk melatih keberanian berbicara di depan umum dan mengembangkan potensi diri sejak awal masa perkuliahan.

Penyelenggaraan kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya PR PMII Mahbub Djunaidi Unisda dalam mendukung pengembangan kapasitas intelektual dan keterampilan mahasiswa. Sebagai organisasi pergerakan mahasiswa, PMII tidak hanya menjadi ruang kaderisasi, tetapi juga berupaya menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa di lingkungan kampus.

Melalui Pelatihan Teknik Presentasi ini, PR PMII Mahbub Djunaidi Unisda berharap mahasiswa baru dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan akademik maupun organisasi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mampu memahami materi, tetapi juga memiliki kemampuan menyampaikan gagasan secara efektif, kritis, dan bertanggung jawab.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam membentuk mahasiswa yang percaya diri, komunikatif, dan siap berkontribusi di lingkungan akademik maupun masyarakat.